Kampar (Nadariau.com)- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar akan mencanangkan konsep pengembangan pariwisata dengan pola ekonomi kerakyatan berawal, Selasa (7/8/2018).
Kedepannya, pengembangan ekonomi kerakyatan tidak akan dimulai dari sektor lain lagi, melainkan pariwisata.
“Maka dari itu kita menginginkan agar masyarakat selalu dan selalu memperbaharui baik-baik managemen pengelolaan maupun wahana permainan serta tingkat pelayanan,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Zulia Dharma ketika ditemui di ruangan kerjanya.
Ia menyebutkan, Kabupaten Kampar sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Provinsi Riau.
Dinas Pawisata Kabupaten Kampar akan melibatkan dan mengembangkan wisata dengan tiga komponen yakni komponen masyarakat, swasta dan pemerintah.
“Jadi akan dikembangkan dengan peranserta masyarakat dan swasta, sementara pemerintah hanya sebagai pembimbing, pembina dan pengawasan,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, Kita bersyukur bahwa saat ini di Kabupaten Kampar sudah ada sebanyak 76 kelompok Detinasi wisata dan diiringi oleh pertumbuhan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) sebanyak 19 kelompok.
“Jadi intinya alhamdulillah Pariwisata Kabupaten Kampar saat ini sedang buming di Riau bahkan Nasional,” ungkapnya.
Sementara itu Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Heri Susanto SE mengatakan, saat ini kita terus melakukan promisi dan pengembangan berbagai objek wisata di Kabupaten Kampar sehingga pariwisata Kampar betul-betul menjadi daerah tujuan wisata di Provinsi Riau.
“Alhamdulilah tingkat kunjungan wisata di Kabupaten Kampar terus meningkat. Tahun 2017 lalu tingkat kunjungan wisata Domestik dan Mancanegara ke Kabupaten Kampar mencapai 800 ribu orang, kedepannya akan kita tingkat lagi,” ujarnya.
(Mahnizar)


