Pekanbaru (Nadariau.com) – DPRD Provinsi Riau akan bahas Blok Rokan secara interen. Jika perlu akan dibentuk Panitia Khusus (Pansus).
Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman mengatakan, sekarang pemerintah pusat telah menyerahkan pengelolaan Blok Rokan ke PT Pertamina.
Namun demi menjaga marwah Riau negeri Melayu dan untuk memproteksi Anak Jati Riau sesuai kemampuannya dalam kesempatan kerja berkiprah di Blok Rokan serta hak-hak adat.
Maka Pimpinan beserta Anggota DPRD Riau memandang perlu membentuk Pansus untuk mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk melindungi marwah negeri.
Sebab salam pengelolaan Blok Rokan Pemerintah pusat dianggab tidak mengakomodir keinginan masyarakat Riau yang ingin turut andil dalam pengelolaan ladang minyak itu.
“Sementara rencana pembuatan Pansus ini akan kita bicarakan dengan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Riau, dan semoga Banmus menyetujui rencana tersebut,” kata Noviwaldy, Jum’at (03/08/2018).
Selanjutnya setelah terbentuk, Pansus akan bekerja goverment to goverment untuk melakukan pembicaraan dengan pihak terkait.
Bahkan tidak menutup kemungkinan DPRD Riau juga akan membuat Perda setelah mensinkronkan harapan rakyat Riau dengan Pemerintah Pusat
“Rencana ini harus dilakukan dengan cepat. Sebab target Pemprov Riau untuk CPP Block diharapkan juga mampu dikelola oleh perusahaan daerah,” ujar Noviwaldy. (ind)


