DPRD Minta Tindak Tegas PT Ricry Jika Belum Bayar Gaji Karyawan

Pekanbaru (Nadariau.com) – DPRD Kota Pekanbaru meminta kepada instansi terkait, untuk menindak tegas manajemen PT  Riau Cromb Rubber Factory (Ricry) terkait belum membayar gaji karyawannya.

Sebelumnya ratusan karyawan PT Ricry menggelar aksi demo Selasa (10/7/2018) kemarin. Mereka menuntut gajinya karena belum dibayarkan selama tiga minggu belakangan.

Adapun  jumlah karyawan di PT Ricry ini ada 368 orang dan semuanya merata belum terima hak mereka. Sehingga mereka berinisatif melakukan aksi demo.

Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru Sondia Warman SH MH sangat kesal dan meminta Dinas Tenaga Kerja kota Pekanbaru untuk memprioritaskan permintaan para buruh ini.

“Kita minta Disnaker segera menyikapi hal ini. Karena ini adalah hak buruh dan keringat buruh. Amat kita sayangkan perusahaan sudah tiga minggu tidak terima gaji. Karena ini menyangkut hidup mereka, biaya sekolah anak mereka dan sebagainya. Kita juga minta ini diprioritaskan disnaker,” kata sondia menanggapi persoalan tersebut kepada media, Rabu (11/07/2018).

Politisi PAN ini mendesak perusahaan segera bayarkan hak atau gaji buruh. Karena hak buruh dilindungi undang-undang. Tidak ada alasan perusahaan tidak membayarkan gaji para buruh.

“Saya pribadi kesal juga dengan perusahaan jika seperti ini. Masak keringat orang, jerih payah orang sudah dikeluarkan tapi belum dibayar-bayar juga. Ini amat kita sayangkan,” tuturnya

Terkait diketahui belum diperpanjang izin perusahaan tersebut disampaikan Walikota Pekanbaru, Sondi mengatakan pihaknya akan mengecek. Tapi baginya yang terpenting gaji para buruh ini dibayarkan.

“Kalau seandainya tidak juga dibayarkan oleh perusahaan, kita akan ambil tindak tegas. Kita akan panggil perusahaan dan disnaker dan buruh,” tutupnya. (dra)