Kamis, Maret 12, 2026
BerandaHeadlineWisata Alam Mangrove di Kampung Rawa Mekar Jaya Sangat Hati

Wisata Alam Mangrove di Kampung Rawa Mekar Jaya Sangat Hati

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Dengarkan Berita”][divide]

Siak (Nadariau.com) – Jika anda pusing dengan hiruk pikuk kehidupan di perkotaan, tak ada salahnya saat musim libur tiba meluangkan waktu sejenak bersama keluarga untuk melihat pemandangan indah, udara yang segar di tambah dengan kicauan suara burung burung yang merdu.

Anda tidak usah jauh-jauh keluar daerah untuk berwisata bersama keluaraga, saat ini di kabupaten Siak tepatnya Kampung Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit terdapat wisata alam hutan Mangrove yang layak untuk di kunjungi.

Kawasan ini yang dulunya rusak akibat penebangan liar, setelah di kelola Kelompok Sadar Wisata setempat dari tahun 2012 di tetapkan sebagai Area Konservasi dan Edukasi bagi pelajar, mahasiswa, dan pemerhati lingkungan.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Rumah Alam Bakau Kampung Rawa Mekar Kecamatan Sungai Apit kabupaten Siak Setiono mengatakan, kawasan hutan Mangrove Kampung Rawa Mekar memiliki luas 25 hektar. Di dalamnya terdapat belasan satwa liar dan puluhan jenis hutan Bakau.

“Kawasan hutan Bakau Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak ini kita jadikan areal konservasi dan edukasi, setelah dulunya rusak akibat penebangan liar sejak tahun 2013 kita pulihkan kembali. Saat ini, kami sudah menanam bibit Bakau kurang lebih 17 ribu batang,” ungkap Setiono, Jum’at, (07/06/2018).

Setiono menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mengembangkan fasilitas seperti akses jalan dari kayu, pos pantau, dan area parkir kendaraan.

Untuk memasuki area hutan Bakau, pengunjung hanya di kenakan biaya tiket masuk perorang sebesar Rp.5000 dan bisa berjalan-jalan sambil menikmati asrinya hutan Mangrove dan berfoto dengan latar belakang hutan Bakau ini.

Sarana perahu juga disediakan untuk pengunjung yang ingin mengitari hutan Mangrove melalui jalur air. Biasanya, kawasan wisata Bakau ramai didatangi setiap musim liburan anak sekolah dan libur lebaran, baik masyarakat lokal dan juga luar kabupaten yang mendatangi lokasi wisata hutan Mangrove ini.

“Sebagai daerah konservasi kami saat ini terus melakukan penanaman Bakau. Hampir 18 ribu batang lebih yang sudah kami tanam. Kami juga menyiapkan pasilitas umum seperti jembatan kayu yang sudah dibangun sepanjang 1 kilo meter, pembangunan tempat selfie, parkir dan rumah-rumah tempat istirahat bagi para pengunjung, sebagai penunjang fasilitas objek wisata,” terang Setiono.

Tambah Setiono lagi, kegiatan wisata di area hutan Mangrove di samping mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar dengan menyediakan lapangan pekerjaan dan kesempatan usaha di sekitar area ekosistem hutan dan ekosistem pantai, juga mampu menjaga keseimbangan lingkungan dan ekosistem hutan, khususnya hutan mangrove.

Sejak dicanangkan oleh pemkab Siak, hutan Bakau Kampung Rawa Mekar Jaya, sebagai daerah konservasi dan objek wisata edukasi, sudah banyak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Pekanbaru yang melakukan penelitian dan berwisata ke tempat kami.

“Alhamdulillah, dengan adanya tamu dan pengunjung datang ke sini, daerah kami menjadi dikenal orang. Sangat banyak manfaat melestarikan hutan Bakau ini, selain menjaga keseimbangan alam, juga dapat mendatangkan nilai ekonomi bagi warga setempat,” pungkasnya.

Namun, yang menjadi kendala saat ini adalah akses jalan menujun lokasi di objek wisata Bakau sangat memperihatinkan yang disebabkan jalan rusak. Hal ini menjadi perhatian Pemkab Siak agar segera diperbaiki. Sehingga, untuk ke lokasi wisata dapat di tempuh dangan waktu singkat.

Hutan Bakau ini terdapat 17 jenis batang Mangrove (Bakau) di antaranya, Bakau Puteh, Kedabu, Tembusing, Api-api putih. Sedangkan hewan khas terdapat 10 jenis burung, sedangkan ikan terdapat 11 jenis, dan 9 jenis siput hutan bakau.

“Flora dan Fauna yang ada di hutan Bakau ini senantiasa terjaga dari tangan-tangan yang tidak bertangung jawab,” ujar Setiono. (ina)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer