Mahasiswa Sebagai Garda Pengantisipasi Gerakan Terorisme

Rektor Unri Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA melounching buku.

[divide]

Pekanbaru (Nadariau.com) – Mahasiswa Unri dari berbagai unsur dari perhimpunan dan delegasi mahasiswa Fakultas menyelenggarakan kegiatan Musyawarah Mahasiswa Unri Tahun 2018. Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Unri, Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, Jum’at (26/05/2018) di Aula lantai IV Gedung Rektorat Universitas Riau (Unri).

Pada kesempatan itu, Rektor menyampaikan Mahasiswa adalah merupakan garda pengantisipasi gerakan terorisme, radikalisme, narkoba, maupun intoleran. Kegiatan Musyawarah Mahasiswa ini merupakan kegiatan yang sangat positif dilakukan oleh mahaisiswa.

Apalagi kegiatan ini tentunya dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai perwakilan organisasi mahasiswa fakultas yang ada di Universitas Riau. Mahasiswa baik dari kalangan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) maupun lainnya.

“Seperti BEM, yang kepengurusannya dikenal dengan kabinet peradaban, tentunya Hal ini dapat menjadi spirit dalam melakukan setiap aktifitasnya,” kata Rektor.

Aktifitas-aktifitas positif ini merupakan dinamika dalam kehidupan kampus. Dengan adanya aktifitas positif maka secara tidak langsung juga turut dalam membangun peradaban yang baik.

Apalagi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita saat ini. Mahasiswa sebagai garda pengantisipasi gerakan terorisme, radikalisme, narkoba, maupun intoleran.

Lebih lanjut, Rektor yang juga adalah Guru Besar dibidang Perikanan dan Ilmu Kelautan ini, menyampaikan aktifitas mahasiswa dapat pula mendukung fungsi dari Perguruan Tinggi sebagai garda dalam mendidik karakter anak bangsa dalam perjalanan bangsa.
Melalui kegiatan-kegiatan kemahasiswaan inilah, mahasiswa dapat sebagai pendukung menciptakan kondisi atau iklim demokrasi bernegara yang lebih baik.

Baru ini, Unri berada pada rangking ke-25, yang sebelumnya berada pada posisi yang ke-54 dalam penilaian kemahasiswaan. Peningkatan ini adalah wujud nyata dari adanya kerjasama antara berbagai pihak, terutama mahasiswa dan pihak universitas.

Selalulah berdiskusi dan konsultasi untuk membahas sesuatu yang bermanfaat, dan mari bersama kita bangun kegiatan-kegiatan yang konstruktif, karena dengan adanya kegiatan konstruktif.

“Maka dapat pula menjadi warisan yang baik yang diberikan pada masa yang akan datang,” pesan Rektor kepada peserta yang hadir pada saat itu.

Senada dengan hal yang sama, pada kesempatan itu, wakil dari DPM Unri periode 2017-2018, Cahyono mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung terlaksananya dan berbagai pelaksanaan kegiatan hingga hari ini.

“Terimakasih kami ucapkan kepada berbagai pihak yang telah menyiapkan dan melaksanakan berbagai kegiatan hingga saat ini,” kata Cahyono.

Pada kegiatan ini, Rektor Unri juga melounching buku berjudul “Rekam Jejak Peradaban” dan peresmian data “Unri Dalam Angka” yang disusun oleh mahasiswa Unri. (dan)