DPRD Riau Nilai Pendidikan Riau Belum Berkembang Bagus

Ketua Komisi V DPRD Riau Aherson

[divide]

Pekanbaru (Nadariau.com) – Ketua Komisi V DPRD Riau salah satunya membidangi masalah pendidikan, Aherson menyebutkan, untuk pendidikan di Provinsi Riau saat ini diakui tidak berkembang pesat.

Sempena Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018, maka ini jadi tugas Dinas Pendidikan bagaimana seluruh sekokah yang ada di Riau ‘terlayani’ dengan optimal.

‘Kita akui tidak berkembang pesat, tidak seimbang antara perkembangan teknologi dengan manusianya. Sehingga teknologi itu sering disalahgunakan terhadap hal-hal yang tidak mendidik. Pemahaman terhadap teknoligi tetsebut masih awam. Disdik harus melakukan sosialisasi yang ibtens terhadap teknoligi ini,” sebutnya, Kamis (03/05/2018).

Dispaikan juga, tidak berkembangnya dengan pesat pendidikan Riau juga dusebabkan oleh jarak antara pedesaan dengan perkotaan di Riau yang cukup jauh.

Sehingga masih ada yang terisolir sehingga penanganan memerlukan biaya dua kali lupat dari perkotaan.

“Belum lagi ada daerah yang belum dialiri listrik. Kemydian guru-guru yang tidak mau ngajar di pelosok,” tambahnya.

Sementara itu saat disinggung mengenai penganggaran, politisi Demokrat ini nenyebutkan, Riau sudah nwngacu pada keydntuan dimana nencapai 20 persen dari tital APBD.

“20 persen dari APBD itukan sudah nencapai sekitar Rp 40 T untuk pendidikan, sudah cukub besar. Hanya saja mungkin sasaran anggaran yang perrlu diperhatikan. Pendataan sekokah yang valid diperlukan, mana yang perlu dibantu. selama inikan hanya cara seporadis melalui proposal yang diajukan sekolah,” tambahnya. (ind)