[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Dengarkan Berita”][divide]
Pekanbaru (Nadariau.com) – Tim Takraw Gemilang Jaya Pekanbaru, menggelar open turnamen Sepak Takraw se Sumatera. Kegiatan ini diselenggarakan di Lapangan Sepak Takraw Gunung Kidul, Kelurahan Tangerang Timur Kecamatan Tenayan Raya, mulai tanggal 20-26 April 2018.
Ketua panitia Yopi mengatakan, open turnamen Sepak Takraw ini sudah tahun ke-3 dilaksanakan. Alhasil selama ini kegiatan open turnamen selalu berjalan aman danlancar.
Tahun ini peserta terdiri tim disetiap provinsi di Pulau Sumatera. Seperti Tim Sepak Takraw dari Sumatera Barat, Sumut, Palembang dan lain-lain.
“Selama tiga kali open turnamen, kita melaksanakanya di lapangan ini. Karena menurut Dispora, lapangan out door Sepak Takraw terbaik adalah dilapangan Gunung Kidul ini,” kata Yopi, Senin (23/04/2018).
Yopi menjelaskan, tahun depan, Tim Takraw Gemilang Jaya Pekanbaru akan mengadakan open turnamen tingkat nasional.
Sementara pada open turnamen ini, Gemilang Jaya turut mengundang tim nasional dari Malaysia. Kemudian tim dari Johor dan Malaka.
Namun karena ada open turnamen tingkat Asia di Batam, maka tim tersebut tidak bisa hadir di sini.
Meski demikian sejak dimulai kegiatan sampai sekarang, pertandingan dapat berjalan dengan baik. Peserta bermain dengan sportifitas yang tinggi.
Sekarang pertandingan masih babak penyisihan. Bagi tim kalah, otomatis tidak bisa melanjutkan pertandingan berikut.
Selain itu, panitia tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada sponsor yang telah mendukung terlaksananya open turnamen tersebut.
Seperti Bank Riau Kepri, Asuransi BUMN, Asuransi Aspirindo Indonesia dan seluruh sponsor yang telah memberi bantuan. Kemudian kepada Camat Tenayan Raya, Lurah beserta jajaran yang juga turut mensukseskan open turnamen ini.
“Open turnamen sepak takraw dibuka oleh Plt Gubernur Riau diwakili oleh Kepala Biro Protokoler Sekda Provinsi Riau Firdaus ST Msi. Diharapkan kegiatan ini bisa berjalan sesuai dengan harapan sampai final,” kata panitia pelaksana kegiatan, Nurul Ihsan Kukuh Kurniawan. (dan)


