Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UMRI Dilantik Pasca 9 Tahun Berdiri

Rektor UMRI, Dr Mubarak MSi melantik dan menyerahkan SK kepengurusan organisasi mahasiswa kepada pengurusnya.

Pekanbaru (Nadariau.com) – Pasca 9 tahun berdiri, pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UMRI baru perdana dilantik oleh Rektor UMRI Dr H Mubarak MSi. Sebelumnya, kepengurusan UKM ada, tetapi belum dibekukan didalam universitas.

Pelantikan ini dilaksanakan pada Jum’at (06/10/2017. UKM ini meliputi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), UKM Olahraga, UKM Paduan Suara, UKM Tapak Suci dan UKM Quran Center. Disamping itu, Rektor juga menyerahkan SK periode 2017-2018 kepada para UKM dan dosen pembimbingnya.

Mubarak menjelaskan, organisasi mahasiswa sangat penting terbentuk agar akademiknya bagus. Sebab organisasi mahasiswa bertujuan untuk membentuk karakter mahasiswa di luar bidang akademik, guna menicptakan mahasiswa yang intelektual dan kreatif.

“Selain itu, melalui organisasi mahasiswa diajarkan membuat perencanaan program, kerja sama, memahami karakter orang lain dan lain lain. Dengan pelatihan ini, otomatis akan mendukung akademiknya untuk lebih baik,” kata Mubarak.

Keanggotaan organisasi akan diberlakukan kepada seluruh mahasiswa UMRI. Bidang organisasi akan dipilih oleh mahasiswa sesuai dengan peminatanya.

Sebab keberadaan UKM harus dimanfaatkan sebaik mungkin dan dimaksimalkan pencapaian program kerja bagi jajaran pengurus yang dilantik.

Pada kesmpatan ini, Mubarak tidak lupa menyampaikan apresiasinya terhadap Mapala, Tapak Suci  Paduan Suara, Quran Center dan organisasi lain. Pasalnya, mereka ini telah menorehkan prestasi membanggakan baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Selain itu, para mahasiswa juga didorong untuk membentuk Ikatan Mahasiswa UMRI. Sehingga tali persaudaraan selalu terjalin dan tidak boleh ada tawuran atau bentrok antar sesama mahasiswa UMRI.

“Saya mengakui, setiap pengurusan harus memiliki kantor sekretariat. Untuk itu, kampus akan menyiapkan kantor beserta kelengkapan fasilitas untuk masing masing organisasi. Dengan syarat tidak boleh tidur. Sebab dikampus tidak boleh menjadi tempat tinggal,” tegas Mubarak. (ind)