Presiden Jokowi Memperingati HAN 2017 di Pekanbaru

Presiden RI, Jokowi sedang memberikan pertanyaan kepada salah seorang anak, dalam rangka memperingati puncak peringatan HAN Tahun 2017.
Pekanbaru (nadariau.com) – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) memperingati puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun  2017 di komplek rumah dinas Gubernur Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Minggu (23/07/2017).
Kunjungan Jokowi ke Riau, satu malam satu hari itu, dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan di Provinsi Riau. Karena sangat jarang, waktu seorang pemimpin negara turun dan melihat secara langsung perkembangan suatu daerah.
Sebelumnya, Presiden Jokowi tiba di VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Sabtu malam sekitar pukul 22.53 WIB, menggunakan pesawat Kepresidenan dengan turut hadir Ibu negara Iriana Joko Widodo.
Kepala negara Indonesia ini memakai pakaian jus hitam, sementara Iriana memakai pakaian warna merah. Rombongan disambut Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan istrinya Sisilita.
Kunjungan Presiden didampingi oleh sejumlah menteri-menterinya. Seperti Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani. Menteri BUMN, Rini Sumarno, Menteri Agraria Tata Ruang (ATR) Sofian Djalil, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana.
Sementara Gubernur Riau menyambut kedatangan Presiden bersama Ketua DPRD Riau Septina Primawati, Kapolda Riau Irjend Pol Zulkarnain, Danrem 031/WB Brigjend TNI Abdul Karim, beserta jajaran.
Setelah penyambutan, Jokowi bersama istri langsung memasuki mobil RI 1 menuju Hotel Aryaduta dan menginap di kamar Business Suite yang sederhana.
Pagi harinya, Presiden bersama Ibu Negara dan rombongan para menteri menghadiri acara puncak peringatan HAN yang digelar di Gedung Daerah, Kompleks Rumah Dinas Gubernur Riau.
Pidato Presiden Jokowi dipuncak peringatan HAN Tahun  2017, meminta anak-anak Indonesia harus punya cita-cita yang tinggi. Tentunya diiringi dengan rajin belajar untuk menggapai  cita cita tersebut.
Dalam sambutannya presiden Jokowi juga bercerita tentang  masa kecil yang suka bermain layang layang dan bermain kelereng. Namun tetap giat belajar untuk menggapai cita  cita.
“Saat kecil dulu, bapak Presiden suka bermain layang layang dan kelereng. Namun bapak Presiden tidak lupa juga belajar, ketika teman bapak Presiden belajar 2 jam maka bapak presiden belajar 4 jam setiap hari,” kata Presiden Jokowi di hadapan ribuan anak anak Indonesia di HAN 2017.
Selanjutnya Presiden Jokowi juga berpesan di Hari Anak Nasional 2017 ini untuk tidak saling  membully sesama teman. Karena semua anak berteman dan harus saling menghargai dan tidak boleh saling membully.
Selain bercerita masa kecil Presiden Jokowi mengajak Ibu Negara Iriana Jokowi untuk bermain sulap bersama di depan anak anak Indonesia di Pekanbaru Riau.
Selain bermain sulap, Presiden Jokowi juga memberikan pertanyaan secara langsung kepada salah seorang anak-anak yang hadir. Seperti Rafi Fadilah, siswa kelas 6 SDN 26 Pekanbaru, sangat senang bukan main hatinya, ketika mendapat hadiah sepeda dari Presiden diacara HAN ini, di gedung Daerah.
Rafi mendapat hadiah sepeda karena berani maju ke panggung bersama presiden. Dari pantauan, Rafi terlihat percaya diri ketika menjawab pertanyaan dari Jokowi tentang apa cita-citanya.
“Cita-citanya mau jadi apa?,” tanya Jokowi kepada Rafi. Rafi menjawab dengan yakin ingin menjadi Youtubers. Jawab Rafi kontan membuat ribuan anak-anak dan pejabat yang hadir tertawa. Kepada Presiden, Rafi mengatakan ingin menjadi Youtuber karena bisa menghasilkan banyak uang jika memiliki banyak subscribe.
Pada saat ini Presiden mengatakan, anak-anak Indonesia boleh bercita-cita apa saja. Seperti menjadi petani sukses, menjadi pengusaha, menjadi presiden, menjadi menteri.
“Akan tetapi untuk menggapai cita-cita tersebut anak-anak harus belajar dengan keras dan tekun.Jokowi juga menyampaikan pesan agar anak-anak Indonesia tidak boleh membully teman-temannya, tidak boleh mencela, mencomooh dan harus saling menghargai,” pesan Jokowi.
Setelah menghadiri Puncak Peringatan HAN 2017, berdasarkan informasi dari Paspampres. Agenda Presiden akan menuju Stadion Kaharudin Nasution (Rumbai) untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah program strategis nasional.
Kunjungan ini juga dimanfaatkan Presiden untuk meninjau pembangunan Proyek Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru-Dumai, Kota Pekanbaru.
Agenda terakhir Presiden sebelum kembali ke Jakarta adalah meninjau Lokasi Proyek Program Sejuta titik perumahan di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Setelah meninjau proyek program sejuta rumah tersebut, Presiden dan Ibu Iriana menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II, Kota Pekanbaru untuk melanjutkan perjalanan balik ke Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. (sny)